Ritual Suku Bugis Dalam Obati Wasir

Ritual Suku Bugis Dalam Obati Wasir

Ritual Suku Bugis Dalam Obati Wasir

Ambeien atau wasir memang bukan merupakan penyakit yang mematikan namun kedatangannya sempat bikin geram dan bikin tidak percaya diri.

Wasir ini adalah penyakit yang menyerang dubur, adanya pelebaran pembuluh darah balik (vena) di dubur dan bisa menyebabkan aktivitas penderitanya terganggu.

Dalam ilmu medis, penyakit wasir ini bisa dicegah dengan cara membiasakan minum air putih sebanyak mungkin dan melakukan pola hidup sehat terutama dala memilih makanan. Konsumsi makanan berserat juga merupakan pilihan yang pas, misal buah sayur dan olahraga rutin untuk menstimulasi buang air besar.

Tapi jika ingin dibarengi dengan cara tradisional kami memiliki salah satu informasi penting dari suku bugis. Mau tau ?

Tips ini dikenal dari suku Bugis Makassar. Ada ritual unik dan sedikit ekstrem dan diyakini oleh masyarakat bisa mengobati sakit wasir tersebut. Caranya adalah dengan menggunakan batu bata. Ya batu bata… kita kenal selama ini merupakan bahan untuk membuat rumah.. ternyata bisa digunakan sebagai salah satu tradisi unik untuk wasir. Batu bata ini dipanaskan dalam api hingga berubah menjadi warna kemerahan.

Batu bata yang telah berubah warna pun pasti sangat panas, lalu bungkus dengan kain basah dan jadikan tumpuan duduk bagi penderita sakit wasir yang dibilang sakit parah. Dilansir dari liputan6.com “Penderita wasir akan dituntun diatas batu bata panas lalu dipanjatkan doa-doa”

Ritual ini menyatakan meski batu bata terasa panas, tetapi jika penderita wasir duduk diatas batu bata dan telah dituntun oleh doa doa, maka penderita wasir tak akan merasa kepanasan. Panas batu akan bertabrakan, dan doa doa akan membantu menghilangkan rasa sakit selama proses pengobatan berlangsung.

“Tapi yang jelas semua tergantung keyakinan penderita wasir yang menjalani ritual pengobatan tersebut”

Bagi penderita wasir yang telah menjalani ritual pengobatan, insyaallah bisa sembuh total tanpa mengalami sakit wasir kembali.

Tapi, meskipun katanya mujarab tetapi tidak semua masyarakat Bugis Makassar yang berada di pedalaman khususnya di desa itu menggunakan ritul tersebut. Meskipun ritual tersebut adalah ritual warisan dari leluhur tapi perlu diperhatikan lagi sisi medisnya.

Pasalnya ritual tersebut cukup menantang dan cukup berbahaya.

Baca Juga : Gejala Wasir Yang Perlu Ditangani Dokter

Walatra Sehat Wasir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *